Jubir HTI: Perjuangan Khilafah harus senantiasa berharap Pertolongan Allah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto saat orasinya dalam Kongres Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan (KMIS) mengatakan penegakkan khilafah merupakan bentuk dari pelaksanaan ibadah secara total terhadap perintah Allah.
“Khilafah adalah ekspresi dari pelaksanaan ibadah secara total kaum muslimin sebagaimana yang telah Allah perintahkan,” jelasnya dihadapan ribuan mahasiswa, Sabtu (15/3) di depan Monumen Mandala, Makassar.
Sedangkan demokrasi menurutnya, memberikan kedaulatan kepada rakyat dan memberikan hak kepada rakyat untuk melegalisasi hukum melalui wakil-wakilnya, ini sangat bertentangan dengan Islam. “Pemilik kedaulatan dalam Islam hanya Allah dan hak membuat hukum hanya milik Allah, ini sangat berbeda dengan demokrasi yang menyerahkan semua pada manusia,” terangnya.
Disambut pekikkan takbir, Ismail menerangkan perjuangan penegakkan khilafah yang dilakukan harus senantiasa berharap pertolongan dari Allah. Dan untuk mendapat pertolongan itu para pejuang (khusus mahasiswa) harus memantaskan diri dengan keimanan dihadapan Allah.
“Menjadi penolong agama Allah dan dengan pertolongan Allah semua rintangan pasti bisa di lalu,” pekiknya. (mediaumat.com, 17/3/2014)
[www.globalmuslim.web.id]