Muhammadiyah dan NU Tolak RUU Ormas, PKB Jalan Terus

Jakarta - Tiga fraksi di DPR yakni PKS, PAN, dan PPP mendengarkan masukan Muhammadiyah dan NU yang menolak revisi UU Ormas. Namun PKB memilih bertahan alias jalan terus.

"Kami jalan terus. RUU Ormas itu sebagai perekat NKRI, menjunjung tingi nasionalisme. RUU Ormas tidak dipersepsikan sebagai tindakan represif dan tidak mengekang kebebasan," kata Ketua FPKB DPR Marwan Jafar kepada detikcom, Rabu (10/4/2013).

Menurut Marwan, RUU Ormas akan memastikan akuntabilitas setiap ormas. Dari pendirian sampai keuangan ormas akan diatur ketat.

"Justru ini akan mengatur semua ormas dan LSM. Di sisi lain, ada akuntabilitas dan ormas harus mau diatur," tegasnya.

Sebagai jalan tengah, PKB menawarkan kekhususan bagi NU dan Muhammadiyah. NU dan Muhammadiyah menjadi pengecualian aturan-aturan yang memberatkan di revisi UU Ormas.

"Ormas seperti NU dan Muhammadiyah yang ikut memperjuangkan NKRI jangan disamakan dengan ormas yang tidak jelas asal-usulnya," usulnya.

Ormas terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah, menolak revisi UU Ormas karena menilai bertentangan dengan UUD 1945.[www.globalmuslim.web.id]