Serangan Musim Semi Taliban Membuat Presiden Karzai Mengungsi dari Kabul


Presiden Afghanistan Hamid Karzai dipindahkan ke daerah yang aman dan istananya dikunci pada saat ibukota Kabul dilanda gelombang serangan berat pejuang Taliban termasuk usaha yang gagal yang menargetkan salah satu wakilnya, kata para pejabat Afghanistan.
Pejuang Taliban bersenjata dengan senapan mesin berat, granat berpeluncur roket dan rompi bunuh diri meluncurkan apa yang juru bicara Taliban katakan sebagai "serangan terkoordinasi" di Kabul dan tiga kota timur dekat ibukota.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan ganda tersebut.
Di Kabul para pejuang Taliban mengambil posisi di lokasi konstruksi yang menghadap gedung pemerintah, misi diplomatik dan gedung penting lainnya, melepaskan kebuntuan dengan pasukan keamanan di seluruh sore hingga malam hari.
"Serangan ini awal dari ofensif musim semi dan kami telah merencanakan ini selama berbulan-bulan," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Reuters.
Dia mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas serangkaian insiden yang melibatkan pasukan Amerika di Afghanistan - termasuk pembakaran Al Quran di sebuah pangkalan NATO dan pembantaian 17 warga sipil oleh tentara AS - dan Taliban bersumpah bahwa akan ada serangan yang lebih besar.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, informasi intelijen awal menunjuk adanya keterlibatan Jaringan Haqqani dalam serangan di Kabul.
"Masih terlalu dini untuk mengatakan, tetapi temuan awal menunjukkan Haqqani terlibat," kata Kementerian Dalam Negeri Sediq Sediqqi.(fq/aby/Globalmuslim.web.id)