Analis Menengarai Keterlibatan Mossad Dalam Konflik Ambon


Koordinator Kajian Zionisme Internasional, sekaligus Analis Messianisme Yahudi, Tri Putranto, menengarai ada keterlibatan agen Intelijen Israel, Mossad, dalam konflik Ambon yang meletus hari minggu kemarin, (11/9). Menurut pria yang aktif mengkaji gerakan Yahudi ini, jaringan Mossad sudah ada diseluruh dunia.
“Mossad itu dimana-mana ada. Tidak hanya di Indonesia. Khusus di Indonesia mereka kerap menyusup di berbagai daerah yang rentan akan konflik agama dan kultural. Apalagi Indonesia adalah negara dengan mayoritas Islam.” katanya kepada Eramuslim.com, selasa pagi (13/9).
Menurut Tri Putranto, kita tidak bisa menutup mata atas kehadiran Zionisme di Indonesia. Umat muslim harus sadar akan fenome ini, sebab zionisme tidak akan pernah berhenti menjalankan  misinya sampai visinya dapat terlaksana.
“Tujuan mereka sudah jelas, yakni New World Order (tatanan dunia baru),” tandas pria yang sudah mengeluarkan buku"Israel Menjarah Organ Tubuh Muslim Palestina" ini.
Perayaan HUT Israel yang berencana akan digelar di Jakarta pada beberapa bulan lalu, menjadi satu kasus yang disorot oleh Tri Putranto. “Oleh karena itu umat muslim harus waspada, jangan sampai kita terpecah belah.” Pungkas analis gerakan Yahudi kepada Eramuslim.com
Sebelumnya, Pakar Intelijen AC. Manullang membenarkan adanya intervensi asing, khusunya Zionis Amerika dalam kerusuhan Ambon yang bertepatan dengan peringatan peristiwa ambruknya Gedung WTC.
Peringatan AS akan adanya serangan teroris, kata Manullang, juga ditujukan kepada negara-negara lain, "dan Ambon dijadikan target skenario itu dengan memunculkan kerusuhan yang bernuansa SARA,” imbuhnya.
Menurut AC Manullang, kerusuhan Ambon ini akan membuktikan pernyataan AS bahwa wilayah tersebut menjadi sarang teroris. ”Skenario yang akan dilakukan, Ambon rusuh, dan kelompok-kelompok Islam membantu, dan muncullah stigma teroris di Ambon,” tambah Manullang. (pz)