Yayasan Al-Quds: Israel Mulai Bangun Dua Terowongan di Bawah Al-Aqsha

Al Quds - Yayasan Al-Aqsha untuk Wakaf dan Peninggalan Islam berhasil mengungkap aksi Israel melakukan penggalian untuk memudahkan pembangunan dua terowongan dan dua tangga escalator yang menghubungkan antara wilayah perkampungan Syaraf yang digusur Israel tahun 1967 dan halaman tembok Baraq serta gerbang Magharibah, salah satu gerbang masjid Al-Aqsha.

Dalam salinan pernyataan yang diterima oleh Infopalestina kemarin Rabu (18/11) bahwa pekerjaan penggalian terowongan itu dimulai di bagian perkampung Syaraf sepanjang puluhan meter dari masjid Al-Aqsha dari sisi barat di kota Al-Quds.

Yayasan menegaskan, terowongan dan tangga escalator yang hendak dibangun oleh Israel itu bertujuan menampung sebanyak mungkin turis asing dan warga Yahudi ke tembok ratapan dan gerbang-gerbang masjid Al-Aqsha terutama di gerbang Magharibah yang sering digunakan oleh turis dan yahudi untuk masuk ke masjid. Yayasan menegaskan, tindakan Israel ini adalah proyek yahudisasi masjid Al-Aqsha.

Yayasan mengisyaratkan, pihaknya kini sedang melakukan kunjungan lapangan dan menemukan bekas penggalian yang dalam. Yang menyakitkan, sejumlah peninggalan Islam bersejarah di masa Utsmani dan era Islam terbaru dihapus Israel.

Pada Maret lalu, yayasan Al-Quds sudah mengungkap bahwa pembicaraan soal dua terowongan baru; salah satunya sepanjang 56 meter dan lainnya 22 meter sebagai koridor antara perkampungan Syaraf Palestina di kota tua Al-Quds yang ditinggalkan warga Palestina karena diusir tahun 1967 yang kemudian disebut kampung Yahudi. Pembangunan ini menelan dana kira-kira 6,2 juta dolar.

Perkampungan Syaraf adalah perkampungan Islam yang masuk di dalam perbatasan kota tua Al-Quds. Luasnya 133 hektar yang dikuasai oleh Israel tahun 1967. (bn-bsyr/ifp)