Empat Dosen Aktif UGM Jadi Tersangka Korupsi

Empat dosen Universitas Gadjah Mada jadi tersangka korupsi. (foto ilustrasi) 
Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan empat dosen dari Universitas Gadjah Mada sebagai tersangka dalam kasus penjualan aset UGM di Dusun Plumbon, Banguntapan, Bantul. Dari keempat dosen tersebut salah satunya telah meraih gelar Profesor.

"Kami belum bisa menyebutkan nama keempat dosen UGM tersebut. Dari hasil penyelidikan keempat orang itulah yang harus bertanggungjawab dalam kasus penjualan aset UGM," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati DIY, Purwanto Sudarmadji, Senin 16 Juni 2014.

Menurut Purwanto, berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Kejati telah ditemukan bukti unsur melawan hukum atas penjualan lahan seluas 4.000 meter persegi kepada pengembang.

"Padahal lahan itu adalah aset milik UGM. Mereka juga sudah kami tetapkan sebagai tersangka sebetulnya sejak pekan lalu," kata Purwanto.

Penyidik menemukan adanya indikasi korupsi lahan seluas 4.000 meter persegi yang dijual ke pengembang seharga Rp2 miliar, namun dalam laporan kuitansi yang telah disita kejaksaan tercatat hanya senilai Rp1,2 miliar.

Ada dugaan uang sisa pembelian dibagi kepada pengurus Yayasan Fapertagama.

Dalam kasus ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 saksi, terdiri dari Yayasan Fapertagama dan dosen, pejabat bagian aset UGM, pejabat BPN, pemerintahan desa Banguntapan.

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 subsidair Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No.31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah Undang-undang No.20/2001 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP. (umi)


© VIVA.co.id
[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Empat Dosen Aktif UGM Jadi Tersangka Korupsi

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global