ABU DHABI ) – Lebih dari dua ribu orang dari berbagai kebangsaan yang berbeda telah memeluk Islam di Uni emirat Arab (UEA) pada tahun 2013, mencerminkan perkembangan agama Islam yang baik  di seluruh dunia.
“Muslim baru ini berasal dari Filipina, China, India, Sri Lanka, Thailand, Cameron, Kenya, Nigeria, Amerika Serikat, Italia, Jerman, Inggris, Irlandia, Australia, Myanmar, Suriah, Yordania, serta Amerika Latin,” Rashid Aljunaibi, Direktur pusat Dar Al Ber Society, mengatakan kepada Khaleej Times, Senin (27/1/2014).
Menurut Dar Al Ber Society, sekitar 2.115 orang memeluk Islam pada tahun 2013.
Menurut Aljunaibi, jika dibandingkan dengan jumlah muallaf pada tahun 2012 yang berjumlah sekitar 1.907, jumlah ini menunjukkan peningkatan sekitar 10%,
Pada tahun 2011, hanya 1.380  yang dilaporkan masuk Islam, 1.500 muallaf pada tahun 2010 dan sekitar 1.059 pada tahun 2009.
Mualaf biasanya tertarik pada Islam yang rasional, menentramkan hati, dan menjawab permasalah yang mereka hadapi dalam kehidupan. 
Menurut keterangan Aljunaibi, Dar Al Ber Society telah melakukan berbagai kegiatan keislamana diantaranya telah mendistribusikan  hingga 56.215 buku, brosur, CD, dan kaset tentang Islam yang diterjemahkan dalam beberapa bahasa, English, Tagalog, India, dan Cina tahun lalu.
Para muallaf mendapatkan sebuah sertifikat untuk autentikasi identitas Muslim baru dalam berurusan dengan Pengadilan Dubai, dan Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai.
Didirikan lebih dari 20 tahun yang lalu, pusat Dar Al Ber Society telah menjadi saksi dari 20.000 orang yang masuk Islam dari 200 kebangsaan yang berbeda. (Ameera/Arrahmahs/www.globalmuslim.web.id)