Analisis : Atas Nama Terorisme, Amerika Menjajah Afganistan dan Dunia Islam

amerika-teroris
WASHINGTON – DAULAHISLAM.COM : Seorang analis mengatakan invasi pimpinan Amerika di Afghanistan tidak ada hubungannya dengan apa yang disebut perang melawan teror , tapi itu semua tentang “mengamankan” kepentingan Washington di negara itu, PTV melaporkan secara langsung.
“Apakah itu benar-benar tentang perang melawan terorisme? Tidak! Ini adalah tentang “perang kerajaan”. Ini adalah tentang mengamankan kepentingan strategis AS di wilayah dunia yang memiliki sumber daya alam yang luas dan posisi geo strategis” Richard Becker, dengan the A.N.S.W.E.R. coalition, kepada pers hari Rabu.
“Kerajaan” yang dimaksud disini adalah ; Para Kontraktor Minyak, Senjata & Kapitalis-Kapitalis lainnya yang kesemuanya dikuasai oleh ISRAEL sebagai penguasa perekenomian dunia.
Analis juga menolak gagasan bahwa perang pimpinan AS di Afghanistan melayani kepentingan bangsa Amerika, bahkan menekankan bahwa ini adalah sebuah invasi (Penjajahan)” melakukan segala cara untuk membela kepentingan mereka yang mendapat keuntungan dari DINASTI.”
Dia juga mengkritik pakta AS- Afghanistan menjaga tentara AS di Afghanistan melampaui batas waktu penarikan 2014 yang telah direncanakan, kesepakatan itu akan di kotori dengan “Serangan Mematikan, Serangan pada malam yang paling dibenci oleh rakyat Afghanistan.”
Serangan-Serangan mematikan tersebut telah diliris sebelumnya : Laporan Data Korban Akibat Serangan Drone Teroris Amerika. New America Foundation yang bermarkas di Washington mengatakan ada 350 serangan pesawat mata-mata AS sejak tahun 2004, sebagian besar selama pemerintah Presiden Barack Obama.Yayasan Amerika itu memperkirakan jumlah korban tewas antara 1.963 dan 3.293. Data ini meningkat setiap harinya.
Khusus Invasi AS ke Afganistan habiskan biaya sekitar 6 Milyar Dollar per bulan, dimana dana tersebut bersumber dari pajak warga AS. Sungguh angka fantastis untuk sebuah perang ke negara muslim yang miskin.
Penjajah AS telah menekan Presiden Afghanistan Hamid Karzai untuk menandatangani pakta tersebut tapi dia menolak dan mengatakan bahwa masalah ini harus diserahkan kepada pemerintah berikutnya setelah pemilu April di Afghanistan.
Washington dan sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 sebagai bagian dari apa yang disebut perang melawan teror. Serangan itu untuk menghancurkan Taliban dari kekuasaan, namun hanya sebuah slogan untuk menjajah dan membunuh dan menjarah afganistan. Penjajahan Amerika Serikat ini telah menempatkan lebih dari 43.000 tentara di negara tsb. (dp/dais/www.globalmuslim.web.id)

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Analisis : Atas Nama Terorisme, Amerika Menjajah Afganistan dan Dunia Islam

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global