Ustadz Felix Siauw : Tentang #Cinta

images (126×140)masa lalu boleh sesekali dikenang | masa depan yang harus terus dijelang
masa lalu takkan pernah terulang | jangan biarkan ia selalu membayang

membelakangi cahaya hanya hasilkan bayang | hadaplah kedepan maka kaulihat terang

cinta bukan tentang masa yang sudah dilewati | tapi cinta berkisah tentang masa kini dan nanti

cinta bukan romantisme wanita-lelaki | tapi berkisah kasih antara suami-istri

==================================================================


every sightseeing should be a great deal | without you it's been like countless ordeal

going places, seeing things, meeting peoples | but still you I love the most

going back and forth until this day of fourth | cannot choose between you and Islam because I love you both

the sun rise in the east, set to the west | I'm now around west, and you're my sun

a lovestory even Shakespeare can't compose | a fantasy even Rowling can't imagine | we walk through it - you and me

will we meet again, that's something I know nothing | craving each other is caring, start praying for Allah is All-Hearing

==================================================================


"wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji itu" (QS 5:1) | penuhi janji kepada Allah dan manusia

penuhi janji, atau jangan berjanji | bila sudah tak mampu penuhi, jangan menambah janji | hanya akan mengiris luka lagi

benar-benar pada janji terdapat asa bagi yang terjanji | dan asa akan berubah jadi luka bila belum tertunai

dan bila syahadat adalah janji setia pada Allah Tuhan Semesta | maka pernikahan adalah janji setia pada istri sang buah mata

untuk lelaki menunaikan janji bukan prestasi | namun sebuah kewajiban yang harus dipenuhi

karena setiap janji yang tak tertunai adalah aib | yang menjadi rekam jejak atas tanggung jawab

maka lelaki yang sejati | tak pandai umbar janji | karena setiap janji bernilai | pertanda harga diri

lelaki dilihat dari kata-katanya | bila sudah berdusta | tiada apa yang bisa dipercaya

==================================================================

mencintai lalu menikahi itu perjuangan karenanya bertanggungjawab | mencintai lalu memacari itu tanpa komitmen dan miskin tanggungjawab

punya pacar itu mudah bagi lelaki, tiada tantangan sama sekali | beda dengan menikahi, hanya bagi yang punya nyali

"kita kan masih remaja, kita coba-coba dulu aja" | mau aja jadi coba-coba, sampel kali

"nikah itu nggak mudah, perlu persiapan, kita pacaran dulu aja" | udah tau dia nggak siap, mau aja dimanfaatin

"nggak usahlah pacaran, kita kakak adik aja" | modus dah, kakak adik maunya sama cewek? jelas jelas pengen TTM tuh, Teman Tapi Mesum

"aku mencintaimu selamanya, sampai kapanpun" | emang hidup sinetron korea? get a life! kata-kata mah semua bisa

"kita jalanin dulu, liat deh kedepannya gimana" | sebenernya dia pengen ngomong "luh cuma serep gue, kalo ada yang lebih.. luh, gue, end"

mencintai itu jangan maksa | kalo belum siap jangan dijajal | pacaran cuma buat hargamu jadi obral | siapapun bisa deketi kamu

pacaran mah semua indah, karena penuh penipuan | setelah kamu kasih semua, baru tau sikapnya kayak apa

wajar aja lelaki pacaran, sama kamu sukanya kasar dan jahat | jangankan sama kamu, sama Allah aja dia berani maksiat

"nggak kok pacar saya baik" | kalo dia beneran baik nggak akan jerumusin kamu ke maksiat, cape deh

lelaki baik itu nggak menodai wanita dengan rayunya | juga nggak mendekati wanita selain ke bapaknya

kalo pacarmu beneran baik, dia akan putusin kamu | supaya kamu dan dia nggak terjerat maksiat khalwat (bedua-duaan tanpa mahram)

kalo pacarmu beneran sayang | dia bakal beliin kamu buku #UdahPutusinAja | supaya kamu ngerti cinta sejati #eaa #promosi XD

yang beneran sayang sama kamu mikirin masa depanmu | bukan membahayakan dan merusaknya dengan pacaran denganmu

cinta itu mengayakan bukan merusak kehormatan diri | ia tentang masa depan bukan hanya hari ini

==================================================================

kutitipkan asa hingga pulang | kubawa rindu ke tanah seberang

memang tiada cukup waktu bersama untuk dikenang | kutinggalkan semua dalam pengawasan Allah lalu bertenang

kurisaukan angin yang kelak membawaku pergi darimu | dan jaraklah yang bertanggung jawab atas rasa rindu

bila engkau rindukan aku jangan dengan airmata | cukup dengan sujud pada Tuhan-mu dan berdoa

==================================================================

aku menemani istriku seolah-olah itu perjumpaan terakhir | dan meninggalkan anakku seolah-olah takkan bertemu lagi

aku takut melampiaskan amarah pada anak-anak | karena aku khawatir itu yang terakhir mereka ingat

aku benci pergi dari istriku dalam keadaan marah | karena bisa jadi itu yang terakhir yang dia kenang

aku menulis agar anak-anakku mengenal persis siapa ayahnya | bukan dari lisan orang lain tapi dari tulisan ayahnya

aku meninggalkan istriku karena aku tahu persis | bahwa yang dia dan aku cari tiada ada di rumah

di medan perang ada nikmat yang tak disediakan ranjang | di medan dakwah ada bahagia yang tak didapat di rumah

mencintaimu itu anugerah | membencimu itu musibah

[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Ustadz Felix Siauw : Tentang #Cinta

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global