Dianggap Biadab Dan Kuno, Iran Hapus Hukum Rajam


iran

IRAN dilaporkan telah merevisi undang-undang mengenai hukuman rajam bagi para pezina. Iran akan memberlakukan hukuman mati dengan bentuk eksekusi yang berbeda sesuai putusan hakim, sesuai dengan revisi undang-undang, AFP melaporkan pada hari Kamis (30/5).
Hukuman mati yang dianggap kontroversial, dengan cara melemparkan batu-batu terhadap pelaku zina yang tubuhnya sebagian dikubur, telah memicu kecaman dari organisasi hak asasi manusia, badan-badan internasional, dan negara-negara Barat yang mendesak Iran untuk meninggalkannya.
Sebuah rancangan dari KUHP baru Iran, yang diterbitkan awal pekan ini, menyatakan bahwa, “kemungkinan melaksanakan putusan rajam tidak ada.” Namun, hakim dapat memerintahkan bentuk lain dari eksekusi menunggu persetujuan akhir oleh kepala peradilan .
Mina Ahadi, Komite Internasional Melawan Hukuman Rajam kepada AFP mengatakan bahwa hukuman rajam dianggap sebagai “peninggalan abad pertengahan dan biadab.” Lembaga ini juga menambahkan bahwa “kami percaya rajam harus dihilangkan dan tidak ada hukuman lain yang bisa menggantinya.
Pembunuhan, pemerkosaan, perampokan bersenjata, perdagangan narkoba juga dihukum mati di Iran, yang merupakan salah satu Negara dengan jumlah eksekusi mati tertinggi tahunan di dunia, di samping China, Arab Saudi dan AS.
Di Iran, eksekusi mati biasanya dilakukan dengan cara digantung.[sm/islampos/ahram]

[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Dianggap Biadab Dan Kuno, Iran Hapus Hukum Rajam

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global