Ada Indikasi Korupsi di Anggaran Belanja Modal Pemerintah Daerah

korupsi-ilustrasi+22.jpg (320×213)

 Koordinator Advokasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran ( Seknas Fitra), Maulana, menyebut terdapat indikasi korupsi dalam pengelolaan anggaran belanja modal untuk fasilitas umum yang dijalankan secara tidak becus oleh pemerintah daerah.

"Padahal belanja modal fasilitas umum itu dialokasikan untuk pembangunan gedung sekolah, puskesmas, jembatan, rumah sakit, jalan dan irigasi," ujar Maulana kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2013).
Akibat pengelolaan anggaran yang bermasalah total indikasi kerugian yang diderita negara mencapai angka lebih dari 726 miliar.
Ia menambahkan, modus dalam penyalahgunaan pengelolaan anggaran dilakukan misalnya dengan pengadaan fiktif, mark up, rekanan tidak menyelesaikan pekerjaan, belanja tidak sesuai atau melebihi ketentuan, spesifikasi barang diterima tidak sesuai kontrak.
Maulana juga menyebut penetapan rekanan pelaksana pengadaan barang dan jasa tidak dilaksanakan dengan proses seleksi yang baik. Pemerintah daerah lebih mengedepankan penyerapan anggaran tanpa mempertimbangkan kualitas hasil pekerjaan pengadaan barang dan jasa.
"Hal ini menunjukan ada yang tidak beres dalam penyelenggaraan lelang pengadaan barang dan jasa di pemerintahan daerah," tegasnya.[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Ada Indikasi Korupsi di Anggaran Belanja Modal Pemerintah Daerah

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global