Tentara Perancis Ditikam, Kembali Dugaan Diarahkan ke Muslim

tentara prancis ditusukPolisi Prancis sedang berburu seorang pria penyerang tentara berpatroli di distrik bisnis La Defense di Paris pada Sabtu malam.
Pratu Cedric Cordier didekati dari belakang dan ditusuk di leher dengan pisau kecil.
Menteri Pertahanan Jean Yves Le Drian mengatakan kepada wartawan bahwa korban telah ditargetkan karena profesinya.
Namun Presiden Francois Hollande menolak untuk membuat hubungan langsung dengan kasus pembunuhan seorang prajurit di London, pada hari Rabu.
Pada hari Sabtu, polisi Inggris menangkap tiga orang lainnya atas dugaan konspirasi untuk membunuh tentara, Lee Rigby, yang sedang tidak bertugas.
Sementara itu, pemerintah Kenya membantah tuduhan bahwa pasukan keamanan telah melecehkan Adebolajo, dan mereka bersikeras tidak pernah ada kaitannya.
Foto-foto Adebolajo di ruang sidang di Kenya lebih dari dua tahun yang lalu telah diterbitkan. Dia diduga telah ditangkap karena mengikuti pelatihan dari kelompok militan Islam, al-Shabab di Somalia.
Dalam kejadian hari Sabtu di Paris, Prajurit Cordier sedang patroli dengan rekan-rekannya dari Resimen 4e de Chasseurs de Gap dan polisi  metro La Defense di  stasiun kereta api, ketika itu korban didekati dari belakang dan ditusuk di leher dengan pisau kecil.
Penyerang tidak mengatakan sepatah kata pun dan melarikan diri ke daerah ramai pusat perbelanjaan  sebelum dua tentara lainnya yang hadir mampu bereaksi. Para prajurit biasanya dipersenjatai dengan senapan otomatis.
Seorang perwira senior polisi mengatakan korban berusia 23 tahun telah kehilangan cukup banyak darah tapi lukanya tidak membahayakan nyawanya, dan sedang dirawat di rumah sakit militer Percy di sekitar lokasi.
“Ada kekerasan dengan serangan tiba tiba – yang bisa membawa kita untuk mempercayai mungkin ada kaitannya dengan apa yang terjadi di London,” kata Menteri Dalam Negeri Perancis Manuel Valls kepada televise “2”. “Tapi pada titik ini, jujur, mari kita harus berhati-hati.” ujarnya.
Presiden Hollande juga menanggapi “kewaspadaan” pada kunjungan ke Etiopia, Ia mengatakan kepada wartawan: “Saya tidak berpikir pada saat ini bahwa semua itu kemungkinan ada hubungannya (kejadian di Inggris dan Perancis).
“Kami masih belum tahu situasi yang tepat dari serangan atau identitas penyerang, tapi kami akan mengeksplorasi semua kemungkinan.” Tambahnya.
Laporan Perancis mengatakan polisi sedang memburu seorang pria berjanggut asal Afrika Utara sekitar 30 tahun. Dia mengenakan jubah/gamis berwarna terang .
Penyerang berhasil dipantau pada kamera keamanan dan terlihat melepas jubahnya dan melarikan diri mengenakan pakaian Eropa, kata petugas.
Perancis saat ini berada pada situasi siaga tinggi setelah ancaman dari al-Qaeda sayap Afrika Utara, terkait dengan intervensi militer negara itu di Mali, lapor wartawan BBC Christian Fraser di Paris.
Semakin tinggi status siaga itu yang menjadi salah satu alasan mengapa beberapa ratus tentara berpatroli di stasiun metro dan kereta api, dan lokasi rawan lainnya di Paris. (BBC/Dz)
[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Tentara Perancis Ditikam, Kembali Dugaan Diarahkan ke Muslim

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global