Innalillahi, Gubernur Jateng Akan Larang Jilbab Besar

488354_556156514416431_137482007_n.jpg (400×262)SOLO, - Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menggelar Jumpa Tokoh Umat Umat Islam Surakarta bersama Pakar Tahfidz dari Palestina Syekh Abdurrahman Al Jamal, di rumah dr Tunjung Soeharso di Jalan Slamet Riyadi, Jum'at 29/03.

Dalam sambutannya Ketua MUI Solo Prof. Dr. Zaenal Arifin Adnan mengatakan, untuk mencapai kemajuan DSKS harus melangkah. Dan salah satu langkah yang tepat adalah digelarnya acara siang ini dengan menghadirkan Pakar Tahfidz dari Palestina.

Menurut Ketua DSKS Dr. Muinudinillah Basri, MA Syekh Abdurrahman Al Jamal adalah seorang Hafidz (Hafal Al-Quran) yang memimpin seribu lebih Halaqoh Tahfiz dengan murid sebanyak 22.000 an. Ia juga anggota Hamas.

Tema yang diangkat dalam sarasehan ini adalah Rakyat Indonesia bersama Palestina, Spirit Al Quran dalam Perjuangan.

Menurut Syekh Abdurrahman Al Jamal banyak warga Palestina yang menjadi syuhada yang ternyata mereka adalah Hafidh. Ia menambahkan bahwa di Palestina untuk menjadi Hafidz butuh waktu 2 bulan, dengan perhitungan bahwa sehari belajar selama 7-8 jam bisa setengah juz.

Banyak para pejuang Palestina yang memiliki semangat jihad tinggi dikarenakan terbiasa menghafal Al Quran. Dengan Hafal Al Quran para pejuang menjadi pemberani. Tentara Yahudi ketakutan dengan pejuang Palestina sampai memakai pampers.

Menurut Syaikh Jamal hubungan Indonesia dengan Palestina cukup erat, banyak bantuan dan relawan dari Indonesia di Palestina. Hadir juga pimpinan dari KISPA Ust. Ferry Nur. 

Hadir Tokoh Umat Islam Solo diantaranya Dr. Soeparno, ZA, KH Wahyudin, KH Ahmad Dahlan, Dr. Harun Al Rasyid, KH Sudirman, KH Yunus, KH Shihabbudin, Joko Trisno Widodo, SH serta pimpinan Pondok Pesantren dan Laskar.

Jumpa Pers Larangan Jilbab Besar
Secara terpisah dihadapan para wartawan, Sekjen DSKS Ust Aris Munandar Al Fatah segera merespon surat dari Gubernur Jateng tentang kebijakan melarang jilbab besar. Hal ini juga akan dilawan oleh Ketua MUI Solo seandainya ada karyawan khususnya di Rumah Sakit jika ada yang terkena Sanksi atau Surat Peringatan. Surat edaran dari Gurbernur dianggap sudah meresahkan kalangan tokoh Islam.
[muslimdaily.net /www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Innalillahi, Gubernur Jateng Akan Larang Jilbab Besar

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global