Muslimah Menjadi Korban Tertinggi Kebencian Rasis di Inggris

LONDON, - Sebuah saluran telephon aduan Muslim telah menemukan bahwa wanita muslim telah menjadi korban terbesar diskriminasi anti-Islam dan kebencian rasial di Inggris, mengkritik sikap polisi karena gagal untuk memberikan bantuan kepada para korban. 

"Kami menghimbau polisi dan politisi untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi gelombang memalukan karena ketakutan dan prasangka," kata Fiyaz Mughal, koordinator saluran helpline  MAMA dan direktur organisasi non-profit Faith Matters, kepada The Guardian sebagaimana dilansir onislam.net, Ahad 10 Maret. 

"Dari internet, ke tempat kerja, rumah jalanan dan bahkan ibadah, terlalu sering perempuan Muslim dan laki-laki  menjadi sasaran  pelecehan kadang-kadang hingga kekerasan."

Sebuah laporan yang disusun dari keluhan yang diberikan kepada saluran helpline Muslim itu selama tahun lalu menemukan bahwa perempuan adalah korban utama dari serangan rasial. Ditemukan bahwa 58% dari korban dalam insiden rasial yang  tercatat mencapai 630 kasus dalam satu tahun terakhir adalah perempuan. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar serangan fisik di jalanan menargetkan wanita yang mengenakan pakaian Islami (jilbab). Serangan yang paling mengejutkan termasuk memaksa sebuah keluarga muslim keluar dari rumah mereka di Nottinghamshire.

Selain serangan nyata dijalanan, mereka juga sering mendapatkan hinaan di situs jejaring sosial seperti Twitter. 

Dari pelaku, mayoritas  memiliki hubungan dengan kelompok sayap kanan seperti EDL atau National British Party (BNP), demikian isi laporan itu. Anggota BNP atau EDL terlibat dalam 54% dari seluruh insiden, dengan usia rata-rata antara 21 dan 30.Informasi yang direkam diberikan kepada Helpline telah menyebabkan penangkapan 21 sayap kanan pendukung EDL, dengan lebih dari 40 insiden dilaporkan terhadap pemimpin  EDL Tommy Robinson.

Kegagalan Polisi

Laporan ini juga mengkritik polisi Inggris karena gagal untuk memberikan bantuan kepada korban diskriminasi anti-Muslim. 

"Polisi sering gagal untuk mengambil pernyataan korban, gagal untuk menghargai efek mengerikan dari kejadian ini pada perempuan dan anak-anak yang rentan," kata Mughal, mantan penasihat Wakil Perdana Menteri Nick Clegg. 

Tokoh Muslim itu menyerukan kepada polisi Inggris untuk meningkatkan rekaman atau catatan kriminal mereka mengenai kejahatan Islamofobia. [har/
www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Muslimah Menjadi Korban Tertinggi Kebencian Rasis di Inggris

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global