“Manusia Kawin Sejenis, Lebih Rendah dari Binatang ”

Jakarta – : Upaya kelompok penggiat paham SEPILIS (Sekularisme-Pluralisme-Liberalisme) untuk menggolkan legalisasi perkawinan antar sesama jenis kelamin di Indonesia bak bau busuk yang aromanya mudah tercium oleh banyak kalangan.
Sedikit demi sedikit kelompok SEPILIS berupaya mengikis nilai-nilai moral yang berlaku di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari upaya mereka melakukan “operasi senyap” dengan langkah lobby-lobby di DPR, menyusupkan oknum-oknum muslim berpaham SEPILIS kedalam tim perumus perubahan kompilasi undang-undang perkawinan, bahkan mendatangkan seorang wanita lesbian, Irshad Manji, yang terkenal sebagai aktifis pejuang hak-hak kaum homoseksual untuk berceramah keliling di Indonesia.
Semua itu adalah langkah-langkah “operasi senyap” dengan mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang bertujuan akhir agar perilaku homoseksual dianggap normal, untuk kemudian masuk ke langkah berikutnya yakni  melegalkan perkawinan antar sesama jenis kelamin di negeri yang berpenduduk muslim terbesar di dunia ini.
Bau busuk itu rupanya tercium juga oleh Ketua Lembaga Riset Nasional, “Soegeng Sarjadi Syndicate”, Soegeng Sarjadi. Menurut Sugeng, Lahirnya banyak media televisi dan online serta menjamurnya internet, membuat Indonesia memasuki politik ultramodern.
Sebab lewat berbagai media sebuah peristiwa bisa langsung disiarkan secara real time. Menurutnya, tanda lain politik ultramodern adalah munculnya anggapan melarang pernikahan sesama jenis dianggap sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
“Padahal perkawinan sejenis justru membuat manusia lebih rendah daripada binatang dan tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Soegeng dalam Seri Kuliah Umum Soegeng Sarjadi Syndicate di Jakarta, Rabu, (27/3/2013).
Soegeng menganalogikan kucing jantan jika dicampurkan dengan kucing jantan saja berkelahi. Jadi tuntutan HAM ini dinilainya sudah terlalu berlebihan.
Di Amerika Serikat, Presiden Goerge W Bush pernah dianggap melanggar HAM karena tidak mengizinkan perkawinan sesama jenis. Ini politik ultramodern yang kebablasan. “Jangan sampai Indonesia seperti itu,” tandasnya.
Penolakan terhadap perkawinan antar sesama jenis kelamin bahkan terjadi di Prancis. Pekan lalu, ratusan ribu rakyat Prancis berkumpul di pusat kota Paris untuk melakukan demonstrasi besar-besaran memprotes aturan baru yang akan melegalisasi pernikahan sesama jenis dan adopsi anak oleh pasangan gay dan lesbi.
Ternyata di sebuah negara ultra-modern di belahan benua Eropa seperti Prancis masih banyak orang yang berpikiran waras. [KbrNet/adl - Source: ROL/www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for “Manusia Kawin Sejenis, Lebih Rendah dari Binatang ”

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global