Ini Dia Harlem Shake A La PKS

85_Windows_7_ultimate_collection_of_wallpapers-4.jpg_Windows_7_ultimate_collection_of_wallpaperswww.FreeLatestWallpapers.blogspot.com_72-copy
TARIAN yang sedang booming di seantero bumi, Harlem Shake telah menjaditrending topic di media-media masa  dan jejaring soial saat ini. Ini terjadi karena saking banyaknya anggota masyarakat dari berbagai lapisan yang turut serta melakukan tarian asal negeri Paman Sam ini. Di antaranya adalah Harlem Shake a la Metro TV dan Duo Maya.
Harlem Shake, sebagai sebuah produk Barat, tentu  terdapat pihak-pihak tertentu yang tidak menyenangi tarian yang dianggap ‘tarian setan ini’, mereka menilai bahwa tarian ini tidak sesuai dengan kultur orang Timur, dilarang agama (Islam), dan lain sebagainya.
Namun, di tengah polemik tersebut, sebuah gebrakan dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam situs youtube,  yang menurut PKS Piyungan diunggah oleh Bidang Media DPP PKS, secara tak terduga terdapat sebuah video Harlem Shake versi PKS.
Dalam video yang berdurasi 48 detik tersebut, terlihat puluhan orang yang sedang melakukan tarian Harlem Shake di tepi pantai. Saat sedang gila-gilanya menari, tiba-tiba datang sesosok laki-laki berkaos putih yang mengumandangkan azan. Dan saat suara azan bergema, seketika itu juga para penari Harlem Shake tersebut berhenti dan (setelah berwudhu) mendirikan sholat. ‘Gak kepikiran.
Beragam komentar pun pada video yang sampai saat ini telah dilihat oleh 14,201 orang (04/03). Berikut adalah empat di antaranya.
“ane pertama salut ma tema isinya. tapi sayang ada embel2 parpolnya.kalo lah berdakwah. berdakwalah dgn ikhlas karena Allah SWT
“Umar ibn Khattab ra memberitakan, Rasulullah bersabda: Perbuatan dinilai menurut niatnya. Barangsiapa hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu untuk Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrah untuk mencari dunia atau karena ingin mengawini seorang wanita, maka hijrahnya itu juga untuk apa yang diniatinya. (HR Bukhari & Muslim dalam Nawawi #1),” (ujeofficedesk .)
“Model dakwah seperti ini kreatif, dakwah tidak hanya di mesjid. Toh pelaku di video ini cuma acting. Bukan mabuk betulan,” (daengkenji ).
“Jangan latah sama perilaku & style orang kafir donk ya.. hihiy
Itu juga ada yang pamer aurat :3” (gocandra rachman ).
“Ya kalo emang PKS kreatif buat beginian, itu menunjukkan PKS punya kerjaan–bisa jadi buat menarik massa. Kalo sekadar ga suka malah komen negatif sana-sini, itu baru orang kurang kerjaan–pengangguran atau mmg dibayar utk begituan..”  (herriy2)
[yudi/sa/islampos/www.globalmuslim.web.id

1. Hadis “Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia dalam kalangan mereka” diriwayatkan dari beberapa orang sahabat; Abdullah bin ‘Umar, Hudzaifah bin al-Yaman dan Anas bin Malik. Antara ahli hadis yang mengumpulkan hadis ini; Abu Daud, Ahmad bin Hanbal, Ibn Abi Syaibah, al-Bazzar dan lain-lain. Hadis dinilai oleh Ibn Taimiyyah (w. 728H) sebagai sahih, al-Iraqi (w. 806H) juga menilai sebagai shahih, Ibnu Hajar al-’Asqalani (w. 852H) mengatakan ia’ hasan ‘dan demikian juga al-Albani.
2. Hadis ini umumnya memberikan maksud yang positif dan negatif. Siapa yang menyerupai suatu kaum atau kelompok yang baik atau terpuji maka dia termasuk dalam kalangan mereka yang terpuji atau akan dianggap baik dan terpuji. Sementara siapa yang menyerupai kaum atau kelompok yang buruk atau tidak baik maka dia dianggap di antara mereka.
3. Kata man tasyabbaha (siapa yang menyerupai) yaitu tasyabbuh (menyerupai) dalam hadis ini menunjukkan sesuatu yang menjadi ciri khusus suatu pihak yang mana jika seseorang menyerupai kondisi atau hal tersebut maka dia akan dianggap termasuk dalam kalangan mereka seperti pakaian yang khusus untuk kelompok tertentu atau agama tertentu, atau perayaan khusus untuk agama tertentu atau acara khusus untuk suku atau agama tertentu, maka dia dinilai dalam kalangan mereka. Adapun jika hal tersebut bukan khusus untuk mereka, maka itu tidak termasuk. Kata al-Imam al-Son’ani (w. 1182H):
    ”Hadis menjadi dalil bahwa siapa yang menyerupai kaum fasik, atau kuffar atau ahli bid’ah dalam apa-apa hal yang khusus untuk mereka, baik dalam pakaian, kendaraan atau cara, maka dia termasuk dalam kalangan mereka. Jika dia menyerupai kafir dalam pakaian (khusus) dan beriktikad untuk jadi seperti mereka, maka dia telah kafir. Jika dia tidak beriktikad demikian, maka para fuqaha (ahli fikih) berbeda pendapat tentang. Ada yang menyatakan dia menjadi kafir karena berdasarkan secara zahir hadits tersebut. Ada yang menyatakan tidak kafir, tetapi dia diadabkan (oleh pemerintah) “. (Al-Son’ani, Subul as-Salam, 4/321. Beirut: Muassasah Fuad).

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Ini Dia Harlem Shake A La PKS

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global