Tersangka Pelaku Pembakaran Quran dan Sajadah Ditangkap

SERANG, – Tersangka  pelaku  pelaku pembakaran sajadah dan Al-Quran  di Masjid Al Ma’mur dan Huswatun Hasanah, Kecamatan Petir Kabupaten Serang, berhasil diringkus aparat gabungan Polres Serang dan Polsek Petir. Pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan ini ditangkap di Kampung  Kartapura, Desa Tembiluk, Kec. Petir,  Kabupaten  Serang, Jum’at (15/2) sekitar pukul 14:00 WIB.“Terduga Yahya berhasil kami tangkap saat sembunyi disebuah kebun,” terang AKP Kasmuri saat dihubungi.Kasmuri mengungkapkan, saat disergap  Yahya tidak melakukan perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolsek Petir dengan pengawalan ketat untuk dilakukan pemeriksaan terkait terjadinya insiden pembakaran di dua masjid.

“Tersangka sudah kita amankan namun belum kami mintai keterangan,” kata Kapolsek. Dalam pemeriksaan, kata Kasmuri, ada dugaan pelaku pembakaran sarana ibadah mengarah kepada terduga Yahya. Dikatakan dari huruf yang tertera di tembok masjid dengan tulisan terduga Yahya saat diperiksa nyaris ada kesamaan. “Ada kesamaan dengan tulisan Yahya. Tapi kita belum pastikan dia pelakunya karena harus melalui proses lebih dalam lagi,” tegas Kasmuri. Terkait kondisi kejiwaan Yahya, jawab Kapolsek, pihak tidak dapat menjelaskan bahwa terduga mengalami gangguan jiwa, karena harus melalui pemeriksaan dan keterangan psikiater. “Itu kewenangan dokter ahli jiwa. Kita hanya berusaha menangkapnya dan memeriksanya,” tegas Kapolsek seraya mengatakan masih belum mengetahui latarbelakang aksi pembakaran itu.

Sebelumnya diberitakan , warga Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, digegerkan dengan pembakaran Al-Quran, Sajadah, dan kitab pegangan khotib di dua Masjid yang ada di Kecamatan Petir, Kamis (14/2) dinihari. Dua Masjid tersebut  adalah Masjid Al Ma’mur di Kp Pasanggrahan, Ds Mekarbaru, Kec. Petir dan Masjid Uswatun Hasanah di Kampung/Desa Sindangsari, Kecamatan Petir. Jarak antara kedua tempat ibadah tersebut sekitar 1 kilometer. Berkat kesigapan warga, kedua masjid luput dari kebakaran.
Berdasarkan informasi  yang berhasil dihimpun FBn, api yang menyala di Masjid Al Ma’mur pertama kali diketahui oleh supir truk saat sedang melintas di jalan  Raya Petir- Serang sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Supir truk kemudian memberitahu ibu Mimi yang bertempat tinggal di depan Masjid Al Ma’mur, Mimi kemudian membangunkan warga untuk membantu memadamkan api didalam masjid. Api berhasil dipadamkan oleh warga.
Sementara, peristiwa   di Masjid Huswatun Hasanah, diketahui api sudah padam pada pukul 04 30 wib ketika Akhsani (pengurus masjid) hendak melakukan sholat subuh melihat melihat sajadah dan alquran ditempat imam sudah dalam keadaan terbakar.Di tembok Masjid juga terdapat coretan tangan bernada jorok dengan bahan lumpur nyaris sama dengan tulisan yang ada di Masjid Al Ma’mur. Bahkan pelaku juga sempat menuliskan jati dirinya dalam bahasa sunda di tembok masjid “Aing Yahya” (saya Yahya).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat, Yahya adalah pria kurang waras yang sering keluyuran di daerah tersebut. Yahya diketahui stres sejak tahun 2008 lalu lantaran cinta tak kesampaian kepada gadis idamannya. Bahkan ketika Neti, gadis idamannya dipersunting pria lain, Yahya sempat melakukan penyerangan ke pesta pernikahan namun berhasil digagalkan warga dan sempat diproses di Polsek Petir.
Aksi pembakaran di dua masjid yang diduga dilakukan pria diduga  stres ini kontan mendapat perhatian serius Kapolda Banten, Brigjen Edi Sumantri. Didampangi Kapolres Serang, AKBP Ady Soeseno, jenderal bintang satu ini langsung mendatangi Masjid Al Ma’mur dan Masjid Uswatun Hasanah untuk mengetahui langsung dan mencari informasi yang jelas terkait latar belakang aksi pembakaran sarana ibadah ini. Menurut Brigjen Pol Edi Sumantri, berdasarkan keterangan yang didapat pelakunya diduga adalah orang yang mengalami gangguan kejiwaaan. Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan peristiwa ini. “Pelakunya orang yang mengidap gangguan jiwa dan ini tidak ada unsur SARA. Untuk itu, masyarakat harus tetap tenang, jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Serang, AKBP Ady Soeseno mengatakan tidak melihat kasus ini dengan sebelah mata. Pihaknya tetap akan mengusut tuntas kasus pembakaran ini. “Walaupun pelakunya dikhabarkan mengindap gangguan jiwa tetap akan kita kejar. Setelah kita tangkap nanti akan kita periksakan ke dokter ahli kejiwaan,” kata Kapolres. (Lulu J)/www.globalmuslim.web.id)

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Tersangka Pelaku Pembakaran Quran dan Sajadah Ditangkap

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global