Seorang Tahanan Polsek Disunat Setelah Masuk Islam

Depok – Jika ada tahanan melangsungkan pernikahan di kantor polisi, hal itu sudah biasa. Yang ini lain dari biasanya. Untuk pertama kalinya Polsek Beji melakukan khitanan kepada tahanan Puskesmas Beji Timur. Atas permintaan tahanan sendiri ingin disunat karena pindah keyakinan menjadi seorang muslim.
Kapolsek Beji Kompol Agus Widodo mengatakan, keinginan khitan itu dilakukan Tomi tanpa ada unsur paksaan. Dan murni keinginan tersangka sesaat setelah dirinya menyatakan ingin memeluk Islam. “Ini baru kali pertama terjadi di sel Polsek Beji. Kami berharap tersangka benar-benar taubat dan kembali menjadi warga negara yang baik,” ujarnya.
Tomi dengan dikawal anggota dengan mengenakan baju tahanan dibawa ke Puskesmas Beji Timur, dikhitan oleh dokter Puskesmas. Ia menginginkan pindah agama atas keyakinanannya sendiri, hal itu sudah dilakukan pada tanggal 7 Januari yang lalu. Untuk memperlengkap Sunah Nabi SAW, salah satunya adalah harus disunat.
Agus widodo menjelaskan, tersangka Tomi Wijaya bin Beni Wijaya, diberikan kesempatan untuk disunat. Dan atas kesadaran sendiri berpindah keyakinan untuk pindah ke agama Islam. “Sebagai rasa kemanusiaan, atas keinginan tersangka untuk disunat tidak bisa kita cegah. Hal tersebut adalah bagian dari kepercayaan masing-masing,” ujar Kapolsek kepada di tengah-tengah khitanan.
Tomi mengaku, pertaubatan itu ia lakukan lantaran mendapatkan petunjuk dari Sang Pencipta melalui mimpi. Dalam mimpi itu, dirinya didatangi dua pria berjubah putih. Kedua pria itu pun memintanya untuk meninggalkan kisah kelam dan kembali ke jalan yang benar. “Saat kedua pria itu datang langsung mengucapkan Assalamu’alaikum sama saya. Saya sendiri tidak kenal, semua anjuran yang dikatakan itu saya ikuti,” kata Tomi.
Karena takut masuk neraka, lanjutnya, ia pun sempat berpikir dua kali. Beberapa kali dirinya menyendiri dan merenungi mimpi itu. Dan hingga akhirnya dia pun berani memutuskan pindah keyakinan. “Dua kali saya mimpi hal yang sama saat di dalam sel. Saya tidak ingin masuk ke neraka, dan taubat ini sungguh-sungguh dilakukan. Semoga yang saya lakukan ini benar dan tidak menyalahi aturan,” imbuh pria berkulit putih ini.
Tersangka mendapat perlakuan khusus sampai masa penyembuhan dengan menempatkan di sel yaang lebih bersih. “Proses hukum tersangka akan tetap berjalan. Berkasnya sudah P21, tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kota Depok pekan depan,” demikian kata polisi.
Tomi diringkus tim Reskrim Polsek Beji pada Januari 2013 lalu. Pria itu ditangkap atas kasus pencurian sebuah ponsel di warung internet (Warnet) di Kelurahan Beji. Tomi yang juga penjaga warnet itu pun sempat dikeroyok massa.[KbrNet/Poskota/www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Seorang Tahanan Polsek Disunat Setelah Masuk Islam

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global