Lindungi Koruptor, SBY Sudah Melawan Hukum

SBY_Sidak_Tangerang.jpg (565×350)Presiden Yudhoyono secara terbuka telah mengakui melawan hukum dengan menyelamatkan koruptor dari jerat hukum, dan ini berarti melanggar pasal 21 UU No 31 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang ancamannya pidana penjara 12 tahun atau denda paling sedikit Rp 150 juta.
 
Hal ini diungkapkan koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/2/2013), dalam rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews
 
Pengakuan SBY yang dimaksud adalah pernyataan resmi Presiden dalam konperensi pers di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (5/2/2013), saat menanggapi masalah pajak keluarganya yang konon diadukan Ratna Sarumpaet, Adhie M Massardi (Ketua dan Sekjen Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia), serta mantan dirjen pajak Fuad Bawazier.
 
Seperti sudah diberitakan berbagai media massa, dalam konferensi pers itu SBY secara khusus menohok Fuad Bawazier dengan mengungkap cerita masa lalu.
 
“Enam tahun lalu saya akan mengangkat Fuad Bawazier untuk menjadi menteri. Tapi di saat terakhir, saya dapat data dari KPK, kalau diangkat nanti akan jadi masalah besar. Jadi saya menyelamatkan beliau,” ungkap SBY.
 
Adhie mempertanyakan makna dari kalimat “saya menyelamatkan beliau” yang diucapkan SBY. Kalau benar substansinya SBY melindungi Fuad Bawazier dari dakwaan korupsi penegak hukum, berarti dia (SBY) telah melawan hukum.
 
Melanggar Pasal 21 UU Tipikor yang berbunyi: “Setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan atau denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp 600 juta.
 
“Sebagai Presiden yang dalam sumpahnya wajib menjalankan Konstitusi dan UU lainnya, seharusnya begitu tahu ada orang bermasalah, SBY harus segera mendorong aparat hukum menindaknya, dan bukan malah menyelematkan,” ujar mantan jubir presiden KH Abdurrahman Wahid ini.
 
Selain secara terbuka telah menyatakan melawan hukum, pernyataan SBY itu tidak etis dan menyimpang jauh dari konteks (persoalan pajak keluarganya) yang jadi sorotan publik.
 
“Karena SBY juga menyebut dapat data dari KPK, maka pimpinan KPK harus mengkalrifikasi soal ini. Sebab KPK adalah lembaga independen, dan tidak memiliki kewenangan memberikan hasil penyidikan atau penyelidikan kepada pihak lain, sekalipun itu presiden,” pungkas Adhie.[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Lindungi Koruptor, SBY Sudah Melawan Hukum

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global