“Kelompok Misionaris Bantu OPM di Pedalaman Papua ”

Papua-Tentara_OPM_Baris-jpeg.image
Tentara OPM
Kelompok misionaris telah membantu kelompok teroris, khususnya Organisasi Papua Merdeka (OPM) di pedalaman Papua. Misionaris menggunakan kedok penyebaran agama Nasrani, sekaligus membawa kepentingan asing.
Penegasan itu disampaikan tokoh muda Papua, Ustadz Fadzlan Garamatan kepada itoday, Jumat (22/2/2013). “Bukan rahasia lagi, kelompok misionaris telah membantu teroris (OPM) di pedalaman Papua. Mereka masuk dengan dalih menyebarkan agama Nasrani, tetapi sesungguhnya membawa kepentingan asing. Hal itu tidak usah ditutup-tutupi. Saya minta pemerintah menjadikan warga Papua itu lebih beradab,” tegas Fadzlan.
Menurut Fadzlan, sejumlah penyerangan terhadap aparat keamanan dilakukan kelompok teroris. “Yang tahu persis siapa kelompok penyerang adalah TNI atau Polri di Papua. Teroris di pedalaman Papua itu dibina pihak asing. Teroris mendapatkan dana dan pelatihan dari pihak asing,” ungkap Fadzlan.
Fadzlan menegaskan, pihak asing, terutama Amerika Serikat ingin menguasai Papua. “Sebetulnya pemerintah sudah tahu siapa saja yang menginginkan Papua lepas dari NKRI. Pemerintah juga mengetahui siapa yang membantu para teroris di pedalaman itu,” tegas Fadzlan.
Lebih lanjut Fadzlan meminta pemerintah bertindak tegas terhadap OPM dan bisa mengondisikan masyarakat Papua lebih beradab. “Keberadaan teroris di Papua itu sangat lucu. Mereka menginginkan negara dalam negara. Pemerintah harus tegas. Mereka ini kelompok bersenjata yang membahayakan warga Papua juga. Mereka ini teroris,” pungkas Fadzlan.
Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia memastikan total korban tewas akibat kontak tembak aparat keamanan dengan kelompok bersenjata di Papua, berjumlah 12 orang. Tak hanya anggota TNI yang menjadi korban, penembakan juga menewaskan empat warga sipil.
Satu anggota TNI, Pratu Wahyu Bowo, dinyatakan tewas di Distrik Tingginambut. Wahyu ditembak di dekat Pos Satgas TNI Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, pada pukul 09.00 WIT, Kamis (21/2/2013).
Sementara tujuh anggota TNI lainnya tewas saat terjadi penghadangan serta penyerangan oleh kelompok bersenjata di Kampung Tanggulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, pukul 10.30 WIT. Kelompok bersenjata menyerang 10 anggota Koranmil Sinak Kodim 1714/Puncak Jaya yang sedang menuju Bandara Sinak untuk mengambil radio dari Nabire. Dalam serangan di Distrik Sinak ini, tercatat empat warga sipil tewas.
Menyikapi penyerangan di Papua itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menduga kuat, penembakan di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, merupakan aksi penyerangan dari kelompok Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) pimpinan Goliath Tabuni. Sementara pelaku penembakan di Distrik Sinak diduga kelompok bersenjata pimpinan Murib. (itoday), salam-online[www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for “Kelompok Misionaris Bantu OPM di Pedalaman Papua ”

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global