Inilah Keburukan Budaya Orang Kafir tentang Perayaan Valentine's Day

JAKARTA  - Hampir setiap negara di belahan dunia memiliki tradisi-tradisi tersendiri dalam merayakan Hari Kasih Sayang alias Valentine, yang jatuh setiap 14 Februari. Ternyata, Valentine's Day itu membawa keburukan, budaya yang merusak generasi muda, mulai dari foya-foya hura-hura, seks bebas, hingga pesta miras dan narkoba.
Di Jepang, Hari Kasih Sayang menjadi ajang foya-foya. Pengusaha cokelat betul-betul memanfaat moment itu. Jelang Valentine’s Day, sudah muncul promo besar-besaran, sebagai hari dimana kaum wanita memberi kaum pria sesuatu yang mereka sukai, seperti cokelat. Pemberian ini tidaklah dilakukan secara sukarela, melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada teman kerja pria mereka, kadangkala dengan biaya besar.
Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Sebagai balasannya, kemudian muncul sebuah hari yang disebut "Hari Putih" (White Day). yang jatuh pada 14 Maret, pada hari ini pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diminta memberi sesuatu kembali kepada rekan wanitanya.
Di Taiwan, sebagai tambahan dari Hari Valentine dan Hari Putih, masih ada satu hari lainnya yang mirip dengan kedua hari itu ditilik dari fungsinya. Namanya adalah "Hari Raya Anak Perempuan" (Qi Xi), yang dirayakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender bulan Tionghoa.
Di Cina, layanan pacar pinjaman mengalami peningkatan pada tahun ini. Lonjakan itu terjadi lantaran jarak antara perayaan Tahun Baru China dan hari Valentine berdekatan. Situs digitaljournal.com melaporkan, Sabtu (9/2), menurut salah satu situs belanja terkenal asal negeri Tirai Bambu, Taobao, bisnis pacar laki-laki pinjaman sangat laku pada tahun ini. Taobao melansir bisnis ini meningkat 884 persen dibandingkan tahun lalu.
Harga layanan ini tergantung pada kebutuhan yang diinginkan pelanggan. Untuk sekadar menonton bioskop, maka pelanggan akan dikenakan biaya Rp 77 ribu. Namun, biaya akan ditambah jika yang ditonton adalah film seram. Jika Anda meminjam pacar laki-laki untuk menemani Anda belanja, maka akan dikenakan biaya Rp 62 ribu per jam. Sementara untuk menemani Anda ke pesta, makan malam, atau hanya sekadar berbincang-bincang akan dikenakan biaya berbeda-beda dengan hitungan per hari atau per jam.
Sedangkan biaya untuk menjadi teman minum, maka biaya yang dikenakan tergantung dari jenis minuman itu, seperti anggur, bir, dan minuman keras. Selain itu, untuk paket khusus pelanggan akan dikenakan biaya Rp 1,2 juta per hari. Sementara untuk salaman, pelukan, dan ciuman perpisahan baik di leher atau di dahi tidak dikenakan biaya.
Pengusaha penyedia layanan pacar pinjaman, Gao, mengatakan kesempatan untuk terjun ke bisnis ini dia dapatkan dari sebuah iklan di surat kabar. Saat itu dia melihat ikan yang menyebut, 'Mencari pacar laki-laki atau perempuan yang dapat dipinjam dengan gaji bulanan Rp 15 juta ke atas'.
Di Indonesia, terutama di, Pasar Bunga, Rawa Belong, Jakarta Barat dipadati dengan penjual bunga serta pernak-pernik. Tidak hanya itu budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja) terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan valentine.
Di Michigan, AS, Hari Kasih Sayang justru dirayakan dengan perceraian. Rupanya moment ini adalah akhir yang melegakan bagi pasangan bermasalah, akan membuka pintu kebahagiaan dengan pasangan di masa depan.

Sorang pengacara di Kota Southfield, Michigan, Amerika Serikat, menjadikan Hari Kasih Sayang sebagai momentum amal. Walter Bentley memberikan kesempatan bagi pasangan tidak bahagia untuk menerima layanan perceraian gratis. 

“Pasangan yang dapat memberikan kisah paling menyentuh dan mengharukan akan saya wakili secara gratis. Mereka tidak perlu merogoh kocek hingga US$1.500 -$3.000, ongkos normal perceraian,” kata Bentley kepada ABC News, Senin lalu. Kompetisi ini hanya diperuntukkan bagi pasangan yang tinggal di Michigan dengan tenggat 12 Februari lalu. 

Hari kasih sayang atau valentine day yang diperingati setiap 14 Februari dianggap biasa saja oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok). "Valentine, lu kayak orang bule aja. Aku orang kampung masalahnya. Tahu valentine setelah sampai Jakarta, apa itu valentine?," candanya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/2/2013) malam. [desastian/www.globalmuslim.web.id]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Inilah Keburukan Budaya Orang Kafir tentang Perayaan Valentine's Day

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global