Inggris Akan Pulangkan Pangeran Pembunuh ke Arab Saudi

97287_rekaman-cctv-penganiayaan-pangeran-saudi-kepada-pembantunya_663_382.jpg (663×382) Pemerintah Inggris berencana memulangkan seorang pangeran dari Arab Saudi, Saud bin Abdulaziz Bin Nasir (36) untuk menjalani sisa hukuman penjara di negara asalnya. Sumber informasi pemerintah telah mengkonfirmasi bahwa Menteri Kehakiman, Chris Grayling, telah menyetujui pemindahan Saud ke sebuah penjara di Arab Saudi.

Menurut harian The Telegraph 7 Februari 2013, belum diketahui kapan rencana pemindahan tersebut akan dilaksanakan, tetapi menurut kantor berita The Time, salah satu kerabat Raja Abdullah II itu akan dipindahkan dalam minggu ini.
Jika rencana ini terealisasi, maka Saud merupakan satu dari 11 warga Arab yang dipindahkan ke negara asalnya untuk menjalani sisa hukuman. Dalam perjanjian pemindahan tahanan yang mulai berlaku di bulan Agustus, lima warga negara Inggris yang saat ini ditahan di penjara Arab Saudi juga dapat meminta kepada pejabat setempat untuk dipindahkan dan menjalani sisa hukuman di Inggris.

Namun Kementerian Kehakiman tidak mau mengomentari kasus pemindahan  ini. Mereka hanya menegaskan kedua negara telah memiliki kesepakatan terkait pemindahan tahanan.

"Kami telah memiliki perjanjian dengan Arab Saudi yang mengizinkan kedua negara untuk memindahkan tahanan menjalani sisa hukuman di negara asalnya," ujar juru bicara Kementerian Kehakiman kepada The Telegraph.

Saud, salah satu anggota keluarga kerajaan yang paling kaya dan berkuasa di dunia, divonis 20 tahun penjara oleh pengadilan Old Bailey, Inggris, akibat pembunuhan terhadap pria bernama Bandar Abdullah Abdulaziz pada 14 Februari 2010 lalu di sebuah kamar hotel di London. Selain pembunuhan, Saud juga didakwa atas penyerangan brutal dan kekerasan seksual terhadap Bandar, pembantunya yang juga dia jadikan pacar.

Pangeran Arab tersebut menolak jika dirinya dianggap homoseksual selama pengadilan, namun juri di pengadilan diinformasikan bahwa Saud pernah memesan pria homo di London. Dia juga beberapa kali terlihat mencari informasi mengenai panti pijat dan tempat yang menyediakan pria penghibur.
Sansak Tinju
Selain dijadikan kekasih, Abdulaziz juga sering diperlakukan seperti sansak tinju oleh sang pangeran, yang sering memukulinya jika Abdulaziz merasa kesal. Hasil otopsi menunjukkan Abdulaziz menderita luka yang parah di bagian kepala, cidera di bagian otak dan telinga serta luka berat di leher akibat cekikan menggunakan tangan.

Saud berdalih luka yang terdapat di jenazah Abdulaziz akibat penyerangan yang terjadi di sebuah jalan di London. Tetapi aksi kejamnya memukuli Abdulaziz di dalam lift sempat terekam oleh CCTV hotel. Namun kala itu sang pangeran berdalih bahwa dirinya sedang di bawah pengaruh alkohol ketika menyerang Abdulaziz. (umi/viva/www.globalmuslim.web.id/)

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Inggris Akan Pulangkan Pangeran Pembunuh ke Arab Saudi

Leave comment

Gamis Murah

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global