Update Suriah: Mengerikan, Ditemukan Kuburan Masal Kebrutalan Rezim

Tindakan brutal rezim Suriah terhadap aksi unjuk rasa yang menentang rezim berkuasa Bashar al-Assad mengambil giliran yang men
gerikan pada hari Senin, 16/05/2011, dengan penemuan kuburan massal di kota Daraa, jantung protes selama dua bulan di negeri Syam tersebut.
Hari ini para tentara membolehkan warga untuk menjelajah ke luar rumah mereka selama dua jam sehari," kata Ammar Qurabi dari organisasi hak asasi manusia di Suriah.


"Mereka menemukan sebuah kuburan massal di bagian kota tua tapi pemerintah segera mengepung daerah itu untuk mencegah penduduk dari pemulihan tubuh, beberapa diantaranya mereka dijanjikan akan diserahkan kemudian," katanya.


Qurabi mengatakan rezim Suriah harus bertanggung jawab penuh atas kejahatan yang dilakukan terhadap warga "tanpa senjata" itu dan mendesak masyarakat internasional dan masyarakat sipil untuk menekan penghentian "represi brutal" Suriah terhadap rakyatnya.


Qurabi juga mengatakan bahwa 34 orang juga tewas dalam lima hari terakhir di kota Jassem dan Inkhil, dekat Daraa.


"Saya takut, puluhan korban mungkin lebih banyak lagi berbaring di ladang-ladang gandum dan kebun-kebun sebab keluarga belum bisa mengakses daerah yang dikepung oleh pasukan keamanan dan para penembaj jitu," katanya.


Kerusuhan di Suriah pertama meletus di Damaskus pada tanggal 15 Maret tapi segera meluas ke Daraa dan seluruh negeri, sebagai pengaruh dari kebangkitan rakyat di Tunisia dan Mesir yang berhasil menumbangkan para diktator kedua negara tersebyt.


Lebih dari 850 orang, termasuk perempuan dan anak-anak syahid dan sedikitnya 8.000 orang ditangkap oleh pasukan keamanan, menurut hak asasi manusia.


Pertumpahan darah pun merembet ke negeri tetangga Libanon pada akhir pekan ketika seorang wanita Suriah, diantara puluhan yang melarikan diri dari barat laut kota Tall Kalakh, syahid dan enam orang lainnya luka-luka.


Rakyat di neger-negeri Syam mulai bangkit dan menunjukkan keberanian mereka untuk menghadapi para penguasa diktator represif yang telah membunuh kaum Muslim. Menyedihkan, para tentara di negeri-negeri tetangga membiarkan pembantaian terus terjadi.


Umat ini benar-benar membutuhkan satu kesatuan politik di bawah naungan Khilafah yang akan menyatukan kaum Muslim sedunia dan membebaskan negeri-negeri Muslim dari cengkraman penjajah dan para antek-anteknya. Institusi inilah yang akan mengubah secara mendasar dunia Muslim.


Di beberapa kawasan, kaum Muslim sudah memulai berani meneriakkan slogan-slogan, "al-ummah turiidu khilafah islamiyyah" yang menunjukkan keinginan umat terhadap Khilafah. Gelora tuntutan tersebut akan terus terjadi hingga Islam benar-benar memayungi ujung timur dan barat dunia. Insya Allah, kian dekat. [m/thetelegraph/syabab.com]

Tulisan Terkait lainnya:




0 comments for Update Suriah: Mengerikan, Ditemukan Kuburan Masal Kebrutalan Rezim

Leave comment

Bring Islam Back Al-Khilafah org

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global